TERBANGGIBESAR, IPHEDIA.com–Bertepatan dengan menyambut HUT RI ke 76 tahun,
SMA Negeri I Terbanggi Besar kabupaten Lampung Tengah ( Lamteng ) Provinsi Lampung. Menerima bantuan sarana dan prasarana perpustakaan digital
dari PT Hutama Karya yang bekerjasama dengan PT Balai Pustaka ( Persero).
Acara ini dihadiri oleh Vice President TJSL PT Hutama Karya (Persero) Agus Kosasih, Branch manager PT Hutama Karya ruas Terpeka Yoni Satio Wisnuwardhono, Staf marketinf PT Balai Pustaka (Persero) Andi Yuniarto dan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Terbanggibesar Haryono.
Hari ini Hutama Karya berkerjasama dengan PT Balai Pustaka (Persero) menyerahkan sarana dan prasarana berupa perpustakaan digital. Ini semua untuk mempermudah anak-anak mengakses buku-buku secara digital dengan menerapkan Prokes tanpa harus berkerumun di SMAN 1 Terbanggibesar,” kata Kepala SMA Negeri 1 Terbangibesar, Haryono, M.Pd, Senin 16 Agustus 2021.
Dikatakan Vice President TJSL PT Hutama Karya (Persero), Agus Kosasih, penyerahan sarana ini merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Hutama Karya. Dengan adanya perpustakaan digital ini, masyarakat dapat mengakses buku-buku secara digital atau ebook. Selain itu, pustaka digital juga dapat mempermudab anak-anak untuk mengakses buku-buki secara digital, tanpa harus membeli buku,” ucapnya.
Pustaka digital ini juga bisa mengakses buku pelajaran tingkat SD, SMP dan SMA, serta buku bacaan anak, novel dan sastra. Agus menjelaskan, bantuan ini merupakan bentuk Program Hutama Karya peduli pendidikan dan beradaptasi dengan kondisi pandemi saat ini,” terangnya.
“Jadi setiap siswa bisa mengakses buku melalui gadget dan laptop siswa, bukan dengan buku fisik yang bisa berpindah-pindah tangan, serta buku kurikulum terbaru dapat di download sehingga meringankan beban siswa dengan tidak perlu membeli buku kurikulum terbaru,” katanya.
Ia menyatakan, PT Hutama Karya berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik dan bantuan seperti pendidikan, ekonomi dan sosial kepada masyarakat di sekitar tempat operasi perusahaan jalan tol berada.
“Ada terobosan dari balai pustaka untuk bisa mengakses pustaka digital melalui www.pustakadigital.id, murid bisa mendownload buku-buku pembelajaran kurikulum terbaru dari edukasi balai pustaka (Edu BP) untuk jenjang SD, SMP dan SMA,” jelasnya.
Sementara itu, Staf marketinf PT Balai Pustaka (Persero) Andi Yuniarto mengatakan, di situasi pandemi Covid-19, anak-anak dapat mengakses buku kurikulim terbaru secara online, tanpa harus membeli buku terbaru. Sistem ini sangat mempermudah anak-anak tanpa harus datang ke perpustakaan, melihat kondisi pandemi Covid-19, dilarang untuk berkerumun. Sistem ini juga sangat mudah dan bisa membuat anak untuk mengakses buku-buku dimana saja dan kapan saja.
“Mereka anak-anak bisa mengakses dari kelas, kantor, kantin atau lingkungan sekitar sekolah, yang penting masing terjangkau dengan jaringan wifi terminal pusat komputernya,” ungkapnya.
Ia berharapa, buku digital ini dapat mempermudah anak-anak untuk belajar dan memperoleh ilmu. Walapun di situasi pandemi Covid-19, anak-anak tetap bisa berprestasi,” tambahnya.
Sedangkan Kepala sekolah SMA Negeri I Terbanggibesar, Haryono mengucapkan terimakasih atas bantuan perpustakaan digital dari PT Hutama Karya dan PT Balai Pustaka tersebut. Tentu
dengan berkembangnya zaman, anak-anak harus mulai melek teknologi, dan sekarang sudah dibuktikan dengan adanya pustaka digital.
“Sehingga perpustakaan digital bisa dijadikan salah satu sumber belajar peserta didik. Diharapkan peserta didik juga dapat termotivasi membaca budaya/ literasi.
Selain itu, dengan adanya prasana pustaka digital anak- anak bisa belajar untuk mendapatkan buku kurikulum 2013. Semoga anak-anak senang dan bisa lebih giat lagi belajar,” kata Haryono.
Ketua Komite SMA Negeri 1 Terbanggibesar, Asep Rachmadin, SH, juga menyampaikan terimakasih serta memberikan apresiasi kepada
PT Hutama Karya yang bekerjasama dengan PT Balai Pustaka telah peduli dengan dunia pendidikan khususnya SMAN 1 Terbanggibesar. Semoga bantuan yang diberikan dapat bermanfaat bukan hanya terhadap anak murid namun juga kepada para tenaga didik yakni gurunya,,” imbuhnya.