Puluhan Kepala Dinas Keluhkan Keterlambatan Gaji

 

Lampung Tengah, Pokusindonesia.com-Gaji ASN di Lampung Tengah (Lamteng) untuk Januari 2026 mengalami keterlambatan pencairan. Hal ini kemungkinan karena masalah internal Pemkab Lampung Tengah juga akibat mekanisme penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat yang baru berjalan di awal tahun anggaran. Beberapa pejabat Pemerintah setempat memperkirakan gaji tetap akan cair, hanya waktunya mundur setelah Januari 2026 tahun ini.

 

 

Faktanya hingga berita ini diturunkan

– ASN di Lampung Tengah belum menerima gaji seperti biasanya. Kemungkinan Penyebab utama: Proses penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) dari pemerintah pusat yang baru dimulai di awal tahun anggaran.

Plt. Kepala Dinas PKAD Dr. Ir Deni Sanjaya st. mt, yang nota Bene juga masih adik kandung sekda Lampung Tengah, Willy belum bisa dimintai keterangan masalah terlambatnya gaji ASN di Lamteng.

 

Menurut beberapa ASN yang tinggal di kota Metro mengatakan jika Pemkot Metro telah menggaji ASN nya sejak 2 Januari lalu.

‘ Pemda metro udah gajian mas, ” ujar salah satu ASN yang tidak mau disebut Namanya

 

 

Komitmen Sebelumnya Pemprov Lampung berjanji akan gaji ASN cair setiap tanggal 1, meski bertepatan dengan hari libur. Namun, Januari 2026 terjadi pengecualian karena faktor pusat.

Disamping itu Proses administrasi: Awal tahun anggaran selalu ada verifikasi data, penetapan teknis penganggaran, dan penyesuaian sistem. Hal ini membuat pencairan gaji ASN bisa berbeda antarinstansi.

 

Banyak ASN Lamteng mempertanyakan keterlambatan ini karena berpengaruh pada kebutuhan hidup sehari-hari.

 

Situasi Gaji ASN Januari 2026

 

Penjelasan tak resmi dari salah satu pegawai di Dinas PKAD Lampung Tengah bukan masalah internal daerah, yang bupatinya terkena OTT KPK tahun lalu, bahkan sekda Lamteng, Welly masih berproses kasus rekrutmen honorer di Polda Lampung., hingga saat ini masih memiliki DampakASN menunggu pencairan, isu jadi perhatian publik .

 

 

BS/Mk

Budi Gold

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *