
Lampung Tengah, Pokusindonesia.com Lampung Tengah tengah diliputi suasana penuh tanda tanya. Para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang saat ini menjabat sebagai Pelaksana Tugas (PLT) di berbagai posisi strategis, masih menunggu kepastian status mereka. Kondisi ini semakin kompleks karena kursi Bupati Lampung Tengah sendiri juga dijabat oleh seorang PLT, yakni Komang Koheri.
Di tengah dinamika pemerintahan daerah, para ASN PLT merasakan beban ganda: menjalankan tugas harian dengan penuh tanggung jawab, sekaligus menghadapi ketidakpastian mengenai masa depan jabatan mereka. Situasi ini menimbulkan keresahan, terutama terkait keberlanjutan program dan stabilitas birokrasi.
Beberapa jabatan di lingkungan Pemkab Lampung Tengah saat ini diisi oleh ASN berstatus PLT.
Mereka menunggu kepastian apakah akan dilantik secara definitif atau diganti.
Sementara Kursi Bupati Lampung Tengah juga masih dijabat PLT, Komang Koheri.
Bahkan Sekretaris Daerah (Sekda) Lampung Tengah saat ini Welly Adi Wantra, S.STP., M.M., yang resmi dilantik pada 10 Juni 2025 oleh Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya. Hingga saat ini juga sedang mengalami masalah dengan kasus rekrutmen tenaga honorer di Pemkot Metro belum kunjung selesai di Polda Lampung. sehingga keputusan strategis terkait penetapan jabatan belum sepenuhnya jelas.
Kondisi ini menimbulkan suasana “menunggu” di kalangan birokrasi, yang berpotensi memengaruhi kelancaran pelayanan publik.
Para ASN berharap ada kepastian hukum dan administrasi agar roda pemerintahan berjalan lebih stabil.
( BS)
