GGF Sambut Baik Kunjungan Kerja Wali Kota Pangkalpinang

0
404

Terbanggibesar,  Lampung Tengah.

Great Giant Food, menyambut baik kedatangan Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil beserta perwakilan paguyuban peternak sapi dan unggas di Kota Pangkal Pinang.

Rombongan Wali Kota diterima Finance, Accounting & IT Manager PT Great Giant Livestock (GGL) Ferdy di Gedung Training Center, Kamis (20/1/22).

Dalam sesi dialog singkat sebelum melakukan kunjungan lapangan melihat langsung proses breeding dan penggemukan sapi di GGL. Ferdy menerangkan bagaimana proses pola kemitraan PIR Sapi dengan masyarakat,

“GGL sebagai inti memberikan pendampingan memberikan pakan, petani melakukan perawatan dan pemeliharaan. Saat panen sapi akan dikembalikan ke GGL sebagai penjamin pasar,” terang Ferdy.

Dikatakan Ferdy, bahwasannya peternakan peluangnya sangat besar dimana konsumsi per kapita danging nasional 2,57 kg per tahun jauh di bawah Malaysia, Filipina mencapai 8 kg tertinggi di Austarlia 14 kg per tahun per orang.

Usaha pengembangan sapi bibit terpengaruh dengan infrastruktur. Belajar dari permaslahan yang dihadapi pelaku usaha pembibitan sapi terintergasi dengan kelapa sawit di Kalimantan permasalahan terbesar adalah transportasi sehingga sapi yang dihasilkan proses penjualannya tersendat.

Menanggapi rencana tersebut., Maulan Aklil menerimanya dengan senang hati kalau GGL bisa merealisasikan kerjasama pola kemitraan sapi dengan masyarakatnya.

“Dengan senang hati kami menerima kalau ada penawaran kerjasama ini yang penting tidak ribet birokrasi dan segala macamnya. Pendanaan Bank Sumsel Babel sudah ok semua siap membantu melaui KUR dan jaminannya walikota,” katanya.

Kedatangan kami ke GGL ingin belajar, sebagai walikota ini akan saya pertangunjawabkan kepada masyarakat. “Mudah-mudahan kami diperbolehkan untuk belajar banyak terkait usaha penggemukan sapi. Kalau kerjasama ini bisa dilaksankan tentunya transpoirtasi juga sudah tidak menjadi kendala karena sudah ada Tol yang mempercepat arus perpindahan barang. Berangkat pagi sore sudah sampai pangkal pinang”.

Lahan 60 hektar sudah siap kalau kerjasama ini berlanjut, masih ada banyak lagi lahan lainnya. Investasi tiga tahun terakhir selama saya di Pangkalpiang masuk hampir Rp2 Triliun, tutup Maulan Aklil.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here