
Gunung Sugih, Lampung Tengah, Pokusindonesia.com – Gelombang kekecewaan wartawan yang berunjuk rasa di gedung DPRD Lampung Tengah semakin memuncak. Mereka mempertanyakan sikap 50 anggota DPRD Lampung Tengah yang sama sekali tidak hadir di kantor saat aksi berlangsung.
Raston, salah satu wartawan Lampung Tengah, menyampaikan kekecewaannya secara terbuka.
Ia menyoroti absennya seluruh anggota dewan pada hari kerja, Senin, ketika massa wartawan menunggu kehadiran wakil rakyat.
Dengan nada kecewa, Raston mempertanyakan: “Kemana 50 anggota DPRD? Kok nggak ada yang hadir, ini hari Senin lho. Apa pada libur tahun baru, atau tidur di rumah?” ujar Raston.
Suasana Aksi
– Wartawan yang hadir menilai ketidakhadiran anggota dewan sebagai bentuk pengabaian terhadap aspirasi pers.
– Mereka menegaskan bahwa tuntutan soal anggaran media dan pembayaran advertorial harus segera ditindaklanjuti, bukan ditunda dengan alasan apapun.
– Massa tetap bertahan di halaman DPRD, menunggu kejelasan sikap dari pimpinan maupun anggota dewan.
Kesimpulan
Kekecewaan wartawan semakin dalam karena DPRD dianggap tidak menunjukkan tanggung jawab sebagai wakil rakyat. Absennya 50 anggota dewan di hari kerja memperkuat tuntutan agar lembaga legislatif segera memberikan keputusan nyata terkait anggaran media dan posisi Sekwan DPRD Lampung Tengah.
















